NOVEL KONTROVERSI LOST BUTTERFLY “HALAL GANTI KELAMIN”…Banyak TOKOH pasang Badan

Posted: September 22, 2010 in Uncategorized

Lost Butterfly adalah novel fiksi popular saya yang pertama. Karena tidak percaya diri (sebagai impilasi nyata dari tau diri), saya meminta banyak orang membantu dalam penulisan dan penyempurnaannya melalui kritik dan masukan-masukan. Karena itu pula, recana peluncurannya terunda beberapa kali.


Puji Tuhan! Kini draft kisah roman-modern ini bisa dianggap selesai. Demi meredam syahwat membokar-pasang lagi, saya berjanji untuk tidak membacanya lagi kecuali dalam bentuk buku yang telah tercetak.

Saya termasuk beruntung karena beberapa penulis besar yang sangat saya kagumi rela “pasang nama” demi memberikan endorsemen dan a little bit praise untuk karya “keroyokan” ini, antara lain Haidar Bagir, Farid Gaban, Ben Sohib dan Alfian Hamzah.

“Dengan cara sederhana tapi provokatif, “Lost Butterfly” mengajukan pertanyaan filosofis: Apakah agama hanya bisa dinikmati oleh manusia normal, dan sebaliknya hanya menjadi siksa bagi mereka yang terlahir berbeda; mereka yang, misalnya, terdorong memiliki jenis kelamin lain? Apakah Tuhan Sang Maha Sutradara membenarkan diskriminasi dan pengucilan atas nama penafsiran agama yang seringkali terlalu terburu-buru dianggap absolut?” (Farid Gaban,  Wartawan senior)

“Lost Butterfly adalah sebuah novel yang mungkin “tidak biasa” karena menjelaskan tema krusial dalam narasi yang populer dan romantis. Transgender, memang fakta yang mesti dijelaskan dengan hati-hati tapi tidak dibayangi oleh rasa takut yang memasung kreativitas. Penulisnya, Yandasadra, menurut saya, berhasil menyandingkan kehati-hatian dan keberanian…!” (Haidar Bagir, Cendekiawan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s