Dibalik Cerita Novel, LOST BUTTERFLY. TRANSSEXUAL, WHY NOT?

Posted: November 24, 2010 in Uncategorized

Arman Wiranata seorang dosen filsafat. Pria muda berpandangan progresif dan terbuka. Fitriyana Maria Lucci , desainer interior lulusan kampus terkemuka. Wanita berparas cantik tapi selalu tampak resah, seolah menanggung segunung beban.

Rasa penasaran Arman tentang sosok Fitriyana Maria Lucci mungusiknya untuk mencari tahu, siapa wanita cantik itu? Wanita yang menyembunyikan sisi kewanitaan yang tidak dimiliki wanita pada umumnya. Paraskah?

Ada tanda tanya besar yang tersembunyi, tentang kepribadiannya kah?! Tentang realisasi kehidupan yang dipandang tabu, tidak wajar. Yang memaksa Maria bersembunyi dibalik diri Wanita berparas latin itu. Yang ia bungkam!

Bukan seorang Arman, kalau hanya berdiam. Dan hanya pasrah dengan waktu. Ia terus mencari, menelusuri setiap jejak yang wanita itu tinggalkan. Maria?siapa wanita itu?! Dia bersembunyi di balik kebenarannya.

Yach, kebenaran identitas diri sebagai manusia yang FITRAH. Kehadiran Maria merubah kepribadian Arman menerima kebenaran antara teoritis dan praktis. Mampukah Arman menerima Maria seutuhnya? Maria yang berbeda dengan Wanita lainnya. Karena MARIA (BUKAN) Wanita Biasa.

Ada beberapa point yang tidak diungkap dalam sinopsis ini, demi menjaga satu misi persetaraan transsexual yang menjadi hal yang tabuh dikalangan masyarakat, dan menjadi satu ancaman jika mengunggap dan membedah seluruh isi dalam novel ini. Semoga tak ada lagi istilah MELANGGAR KODRAT yang selama ini menjadi doktrin nyeleneh tanpa fakta dan alasan tertentu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s